Kamis, 19 Juni 2014

ACCESS CONTROL (INFORMATION SYSTEM SECURITY)

ACCESS CONTROL
Beberapa prinsip dari akses control :
Ø  Least privilege
Prinsip dimana anggota organiasasi dapat mengakses jumlah minimum informasi untuk waktu tertentu dalam menyelesaikan tugas mereka.
Contoh: user hanya bisa read-only saja tapi tidak bisa melakukan create, update dan delete.
Ø  Need to know
Membatasi akses pengguna ke informasi spesifik, sesuai dengan kepentingan yang berhubungan dengan pekerjaan yang harus dilakukan.
Contoh : manager membutuhkan update dalam mengganti employee’s pay rate, jadi diberikan hak akses read and update.
Ø  Separation of duties
Sebuah kontrol mensyaratkan bahwa tugas signifikan dibagi sedemikian rupa sehingga lebih dari satu individu bertanggung jawab untuk penyelesaian tugas mereka.
Kategori dari akses control :
v  Preventative
( kontrol yang membantu organisasi menghindari insiden. )
v  Deterrent
( kontrol yang menghalangi atau mencegah insiden yang baru terjadi. )
v  Detective
v  ( kontrol yang mendeteksi atau mengidentifakasi sebuah insiden atau ancaman ketika insiden terjadi. )
v  Corrective
( kontrol untuk mengurangi/memperbaiki kerusakan yang terjadi selama insiden. )
v  Recovery
( kontrol yang memulihkan kondisi operasi kembali kepada kondisi normal. )
v  Compensating
( kontrol yang menyelesaikan kekurangan. )

Mandatory Access Control : menyatakan setiap user memiliki hak akses yang berbeda-beda terhadap penggunaan sumber daya informasi, dimana data & pengguna/user diklasifikasikan secara terstruktur.


Security Management Models :
·         Iso 27000 series
ISO-27000 adalah serangkaian standar yang menawarkan kerangka kerja untuk membantu organisasi dalam mengembangkan keamanan sistem informasi dengan menanamkan praktik terbaik dan panduan rinci mengenai segala macam masalah keamanan sistem informasi.
·         NIST Security Models
Model keamanan sistem informasi yang dikeluarkan oleh badan standar nasional dan teknologi – Amerika Serikat tanpa dikenakan biaya
·         COBIT(Control Objectives for Information and Related Technology)
Adalah suatu panduan standar praktek manajemen teknologi informasi standar COBIT dikeluarkan oleh IT Governance Insitute yang merupakan bagian dari ISACA. COBIT 4.0 merupakan versi terbaru.

COBIT memiliki 4 cakupan domain, yaitu :
ü  Perencanaan dan organisasi (plan and organise)
ü  Pengandaan dan implementasi (aquire and implement)
ü  Pengantaran dan dukungan (deliver and support)
ü  Pengawasan dan evaluasi (monitor and evaluation)